- Fisika
- July 02, 2026
- 10:48 am
- 13
Physics Short-term Internship 2026: Wadah Siswa SMA Mengenal Dunia Riset dan Kehidupan Kampus ITERA
Program Studi Fisika Institut Teknologi Sumatera (ITERA) sukses menyelenggarakan Physics Short-term Internship (PSI) 2026 pada 22–27 Juni 2026. Setelah melalui tahapan seleksi, sebanyak 20 siswa dari enam sekolah di Provinsi Lampung terpilih untuk merasakan langsung pengalaman menjadi mahasiswa Fisika ITERA. Selama lima hari, para peserta dibekali dengan berbagai kegiatan akademik dan praktik penelitian. Adapun peserta program ini berasal dari SMA Muhammadiyah At Tanwir Metro (7 siswa), SMAN 1 Kalianda (5 siswa), SMAN 1 Sidomulyo (4 siswa), SMAN 1 Jati Agung (2 siswa), SMAIT Daarul Ilmi (1 siswa), serta Qur'anic School of Dewan Da'wah/SMA Mutiara Natar (1 siswa).
Rangkaian kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Sains ITERA, Dr. Sri Erfinita Irwan. Pada hari pertama, para peserta langsung mengikuti perkuliahan singkat yang memperkenalkan Kelompok Keahlian (KK) di Program Studi Fisika ITERA, yang disampaikan oleh dosen pakar di bidangnya masing-masing. Sesi ini dirancang untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai fokus kajian riset, sekaligus menjadi bekal bagi peserta dalam menentukan topik mini riset yang akan mereka dalami.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi gelar wicara (talkshow) inspiratif bersama alumni Fisika ITERA, Vina Alfionita, S.Si., yang kini berkarier sebagai Teller Bank BCA. Vina membagikan perjalanannya dari masa perkuliahan hingga menapaki dunia profesional. Ia menekankan bahwa studi di Fisika ITERA tidak hanya memperkuat kemampuan analitis dan akademik, tetapi juga mengasah keterampilan soft skills seperti komunikasi dan presentasi, serta membuka peluang emas, seperti magang di BRIN hingga riset internasional di Malaysia.
Memasuki hari kedua hingga keempat, para peserta terjun langsung ke laboratorium untuk melaksanakan mini riset sesuai dengan KK yang telah mereka pilih. KK Fisika Instrumentasi memandu peserta mengembangkan alat monitoring dan peringatan dini banjir berbasis sistem pemutus daya listrik otomatis. Di laboratorium KK Fisika Material, peserta mempraktikkan pembuatan bioplastik dari bahan baku tapioka. Sementara itu, KK Fisika Bumi berfokus pada identifikasi kerentanan seismik Gedung OZT sebagai langkah mitigasi gempa, dan KK Fisika Teori membimbing peserta dalam eksperimen penentuan konstanta Planck menggunakan lampu LED.
Selain kegiatan laboratorium, peserta juga mendapat pengayaan wawasan dari peneliti Pusat Riset Teknologi Mineral BRIN, Heru Agung Saputra, Ph.D. Beliau menggarisbawahi krusialnya penguasaan sains dan teknologi sebagai kunci utama dalam mendongkrak daya saing bangsa dan memaksimalkan nilai tambah sumber daya alam di Indonesia.
Sebagai puncak acara pada hari terakhir, seluruh peserta ditantang untuk mempresentasikan poster hasil penelitian mereka di hadapan dewan juri. Sesi ini bertujuan untuk memperkuat literasi sains sekaligus melatih kemampuan komunikasi ilmiah peserta. Rangkaian kegiatan PSI 2026 ini kemudian ditutup secara resmi oleh Dekan Fakultas Sains ITERA, Dr. Ikah Ning P. Permanasari.
Ketua Pelaksana PSI 2026, Nadiisah Nurul Inayah, M.Sc., menuturkan bahwa program ini memang dirancang khusus agar siswa SMA dapat merasakan iklim riset dan kehidupan kampus secara nyata. "Melalui program ini, peserta tidak sekadar belajar teori di kelas, melainkan terlibat aktif dalam eksperimen laboratorium dan presentasi ilmiah. Hal ini memberikan gambaran riil mengenai dinamisnya perkuliahan di Program Studi Fisika ITERA," ungkapnya.
Berdasarkan testimoni di akhir acara, para peserta mengaku sangat antusias dan menikmati seluruh rangkaian program. Mereka menilai PSI 2026 berhasil mengubah waktu liburan menjadi momen yang produktif dan menyenangkan. Mereka pun berharap program serupa dapat kembali diselenggarakan pada tahun mendatang dengan durasi yang lebih panjang.
Penulis: Weni Ayu Puja Kesuma dan Rakhmawati M. Putri