Laboratorium di Program Studi Fisika, Fakultas Sains ITERA berperan penting sebagai sarana pendukung utama dalam kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dilengkapi dengan fasilitas yang memadai dan lingkungan belajar yang kondusif, laboratorium menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan analisis, eksperimen, serta inovasi di bidang fisika.
Saat ini, Program Studi Fisika memiliki tujuh laboratorium yang digunakan untuk kegiatan praktikum, yaitu Laboratorium Fisika Dasar, Elektronika, dan Eksperimen Fisika, serta empat laboratorium Fisika Material, Fisika Instrumentasi, Fisika Kebumian, dan Fisika Teori yang difokuskan pada penelitian dan pengembangan keilmuan fisika.
Laboratorium Fisika Dasar
Laboratorium Fisika Dasar merupakan sarana pembelajaran di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) yang mendukung perkuliahan praktikum bagi berbagai program studi untuk memperkuat pemahaman konsep dasar fisika. Kegiatan praktikum di laboratorium ini mencakup topik-topik seperti Pengukuran dan Ketidakpastian, Hukum Kekekalan Momentum, Kecepatan Bunyi di Udara, Hukum Kirchoff, Medan Magnet pada Solenoida, serta Difraksi dan Interferensi.
Fasilitas laboratorium mencakup alat ukur mekanika, perangkat listrik dan magnet, serta instrumen optik yang menunjang kegiatan praktikum. Selain mendukung pembelajaran, Laboratorium Fisika Dasar juga berperan dalam kegiatan promosi dan edukasi sains bagi siswa sekolah menengah atas.
Baca Selengkapnya di Lab Fisika Dasar-Itera
Laboratorium Elektronika
Laboratorium Elektronika merupakan fasilitas pembelajaran bagi mahasiswa Program Studi Fisika untuk memahami konsep dan penerapan dasar elektronika. Kegiatan praktikum mencakup berbagai modul, mulai dari Rangkaian Thevenin dan penggunaan alat ukur, karakteristik dioda, rangkaian transistor, hingga penerapan rangkaian berbasis OP-AMP.
Fasilitas yang tersedia meliputi perangkat elektronika dasar seperti osiloskop, multimeter, power supply, generator fungsi, dan beragam komponen pendukung rangkaian. Selain mendukung kegiatan praktikum, laboratorium ini juga berperan dalam pengembangan di bidang instrumentasi dan teknologi elektronik untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Laboratorium Eksperimen Fisika
Laboratorium Eksperimen Fisika digunakan untuk kegiatan praktikum mahasiswa Program Studi Fisika dalam memahami penerapan konsep fisika modern melalui eksperimen. Kegiatan praktikum di laboratorium ini mencakup berbagai topik seperti Efek Fotolistrik, Franck-Hertz, Sinar Katoda, Interferometer Michelson, Sinar Gamma, Radiasi Termal, Tetes Minyak Milikan, dan Hamburan Rutherford.
Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan eksperimen presisi dan instrumen pendukung yang sesuai untuk pengukuran sifat fisis partikel, gelombang, serta radiasi. Laboratorium Eksperimen Fisika juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan penelitian dasar sebelum melanjutkan ke kegiatan riset di tingkat lanjut.
Baca Selengkapnya di Lab Fisika Eksperimen-Itera
Laboratorium Fisika Material
Laboratorium Fisika Material berperan sebagai fasilitas pendukung kegiatan praktikum dan penelitian bagi mahasiswa Program Studi Fisika. Fokus utama laboratorium ini mencakup pemahaman karakteristik sifat fisis material meliputi sifat listrik, magnet, optik, dan mekanik serta rekayasa material untuk aplikasi pada berbagai perangkat seperti sel surya, sensor, laser, dan fotokatalis. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengembangan nanomaterial, material magnetik, komposit, dan polimer, serta penelitian komputasi material berbasis density functional theory untuk memprediksi sifat material.
Fasilitas laboratorium meliputi peralatan seperti electrospinning, spin coater, hotplate, timbangan digital, oven, furnace, ultrasonic cleaner, dan I–V meter yang mendukung proses sintesis serta karakterisasi material. Melalui kegiatan praktikum dan riset yang terintegrasi, Laboratorium Material berperan dalam mendorong inovasi di bidang fisika material sekaligus mendukung pengembangan riset energi dan teknologi ramah lingkungan di Program Studi Fisika ITERA.
Baca Selengkapnya di Lab Fisika Material-Itera
Laboratorium Fisika Instrumentasi
Laboratorium Fisika Instrumentasi merupakan sarana pembelajaran dan riset yang berfokus pada penerapan prinsip fisika dalam proses pengukuran serta pengaturan besaran fisis. Laboratorium ini mengkaji sistem sensor, pengolahan sinyal, dan integrasi perangkat elektronik dengan komputer untuk akuisisi data serta kendali otomatis. Fokus penelitian yang dilakukan mencakup sistem pengukuran, Internet of Things (IoT), instrumentasi kebencanaan, smart farming, biosensor, dan penerapan machine learning dalam analisis data.
Didukung oleh perangkat utama seperti power supply, digital multimeter, dan 3D printer yang digunakan untuk merancang, membuat, serta menguji sistem instrumentasi, Laboratorium Instrumentasi berperan dalam membangun kompetensi mahasiswa di bidang teknologi pengukuran dan kendali, sekaligus mendorong pengembangan inovasi berbasis fisika instrumentasi di lingkungan Program Studi Fisika ITERA.
Baca Selengkapnya di Lab Fisika Instrumentasi-Itera
Laboratorium Fisika Kebumian
Laboratorium Fisika Kebumian merupakan sarana pembelajaran dan penelitian yang mengkaji kondisi bumi menggunakan prinsip-prinsip fisika, termasuk meteorologi, elektrisitas atmosfer, dan fisika ionosfer. Penelitian di Fisika Kebumian berfokus pada pemahaman kondisi di bawah permukaan bumi melalui pengukuran fisik batuan. Penelitian dilakukan di lapangan mencakup mitigasi bencana, pemantauan tanah longsor, studi panas bumi non-vulkanik, geokimia, mekanika batuan, aliran fluida, dan pemodelan elektromagnetik.
Fasilitas laboratorium meliputi Soil Auger, bor coring, geolistrik, mikrotremor, georadar, mesin pemotong batu, GPS, serta peralatan pendukung pengukuran dan komunikasi lapangan. Peralatan ini mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa dan penelitian inovatif di bidang geofisika, mitigasi bencana, dan energi panas bumi.
Laboratorium Fisika Teori
Laboratorium Fisika Teori mengembangkan model matematika dan konsep fisika untuk menganalisis data eksperimen serta memahami fenomena alam. Mahasiswa diajak merancang teori yang merepresentasikan kenyataan secara matematis untuk menjelaskan dan memprediksi perilaku fisika.
Penelitian di laboratorium ini mencakup Theoretical Cosmology, Modified Gravity, Cosmology, dan Teori Gauge, yang digunakan untuk membangun model dan prediksi fenomena kosmologis maupun fundamental. Pendekatan ini mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa dalam pemikiran analitis, pemodelan matematis, dan pemahaman mendalam terhadap prinsip-prinsip fisika.