Bayangkan sebuah silinder logam dengan jari-jari $a$ yang berdiri tegak, memiliki tinggi tak terbatas ke atas (semi-tak hingga). Permukaan sisi samping silinder dijaga pada suhu nol, sedangkan dasar silinder (pada $z=0$) dipanaskan dengan profil suhu tertentu $f(r)$. Pertanyaannya: bagaimana distribusi temperatur di dalam silinder setelah mencapai keadaan tunak?
- Silinder memiliki simetri aksial (tidak bergantung pada sudut $\varphi$)
- Tidak ada sumber panas internal
- Kondisi batas: $u(a,z)=0$, $u(r,0)=f(r)$, $u(r,z)\to 0$ saat $z\to\infty$
- Solusi terbatas di seluruh domain $0 \le r \le a$
Karena masalah kita memiliki geometri silindris, kita gunakan koordinat silinder $(r, \varphi, z)$. Persamaan Laplace $\nabla^2 u = 0$ dalam koordinat ini adalah:
Persamaan Laplace menjadi lebih sederhana — hanya bergantung pada $r$ dan $z$:
Ini adalah PDP orde dua linear homogen dalam dua variabel, yang siap diselesaikan dengan metode pemisahan variabel.
Kita asumsikan solusi berbentuk perkalian dua fungsi satu variabel:
Substitusikan ke persamaan Laplace:
Bagi kedua ruas dengan $RZ$:
Ini menghasilkan dua ODE terpisah:
$$\frac{d^2R}{dr^2} + \frac{1}{r}\frac{dR}{dr} + \lambda^2 R = 0$$
$$Z'' - \lambda^2 Z = 0$$
ODE aksial $Z'' = \lambda^2 Z$ memiliki solusi umum:
Jadi, fungsi radial yang relevan adalah $J_0(\lambda r)$ — Fungsi Bessel orde nol jenis pertama.
ODE radial (dengan substitusi $x = \lambda r$) adalah persamaan Bessel orde nol:
Solusi umumnya adalah $R = C_1 J_0(x) + C_2 Y_0(x)$, di mana $Y_0$ adalah fungsi Bessel orde nol jenis kedua (Neumann).
Fungsi $J_0(r)$ memiliki representasi deret:
Syarat batas $u(a,z) = 0$ mensyaratkan $R(a) = 0$, yaitu:
di mana $\alpha_n$ adalah nol-nol (akar) dari $J_0$:
| $n$ | $\alpha_n$ (akar $J_0$) | $\lambda_n = \alpha_n/a$ | Peran fisik |
|---|---|---|---|
| 1 | 2.4048 | $2.4048/a$ | Mode dasar (paling lambat meluruh) |
| 2 | 5.5201 | $5.5201/a$ | Harmonik pertama |
| 3 | 8.6537 | $8.6537/a$ | Harmonik kedua |
| 4 | 11.792 | $11.792/a$ | Harmonik ketiga |
Solusi umum adalah superposisi semua mode:
Terapkan kondisi batas di $z=0$: $u(r,0) = f(r)$:
Ini adalah ekspansi Deret Fourier-Bessel. Untuk menentukan $A_n$, gunakan ortogonalitas fungsi Bessel:
Kalikan kedua ruas dengan $r\,J_0(\lambda_m r)$ dan integrasikan dari $0$ ke $a$:
Solusi lengkap persamaan Laplace pada silinder semi-tak hingga adalah:
dengan $\alpha_n$ adalah nol ke-$n$ dari $J_0$, dan koefisien $A_n$ ditentukan dari kondisi $u(r,0) = f(r)$.
- Arah radial: $J_0(\alpha_n r/a)$ — osilasi (seperti "gelombang" radial yang memudar di dinding)
- Arah aksial: $e^{-\alpha_n z/a}$ — peluruhan eksponensial, semakin cepat untuk mode $n$ besar
- Amplitudo: $A_n$ — ditentukan dari profil suhu dasar $f(r)$
Panas dari dasar memancar ke atas dalam bentuk mode-mode Bessel. Mode pertama ($n=1$) meluruh paling lambat dan mendominasi distribusi pada jarak jauh dari dasar. Semakin jauh dari dasar, profil temperatur menjadi lebih "halus" dan berbentuk seperti $J_0$ murni.